Pelaku Damai

Bacaan Alkitab : Roma 5 : 1 – 5

 

Mengawali bulan Oktober 2017,dunia dikejutkan dengan berita penembakan massal dalam acara konser music,di Las Vegas,USA. Lebih dari 50 orang tewas dan ratusan luka-luka,termasuk aparat kepolisian. Pembunuhan massal seperti ini bukan pertama kali terjadi Amerika Serikat,dan pasti bisa terjadi dimana saja,atas siapa dan kapan saja. Dunia ini di buat takut dan was-was. Hal yang sama telah dan sedang mempengaruhi keadaan kita,ketika berbagai kejahatan dan ancaman dibiarkan terjadi di sekitar kita,dan tak seorangpun yang peduli. Kepedihan mereka juga adalah kepedihan kita. Ratapan saudara-saudara yang mengalami penganiayaan dan ketidak-adilan adalah ratapan kita juga. Hati kita turut pedih karena hal-hal itu terjadi,sementara tidak ada yang dapat kita lakukan bahkan kendalikan. Sulit rasanya menerima bahwa oleh tindakan satu orang,kepedihan yang mendalam harus dirasakan oleh banyak orang. Sekalipun demikian,kita tahu bahwa Bapa kita turut meratap dengan kita. Pencipta kita adalah Bapa yang mengasihi anak-anak-Nya,sehingga anak-Nya telah mati bagi kita (5:1). Ia merasakan apa yang kita rasakan,termasuk kepedihan dan ratapan kita. Ia mau kita meratap bersama mereka yang meratap di dunia ini,tetapi dengan melakukan sesuatu yang dapat memulihkan dunia yang menyedihkan itu dengan cara menghadirkan damai,dan menjadi pelaku damai. Jika kita menyerah, maka kejahatan akan menang,jika kita angkat tangan,iblis akan bersorak. Karena kita telah mengalami pendamaian oleh Kristus,maka sudah waktunya kita menjadi penerus pendamaian melalui perbuatan nyata kita. Harapannya bahwa di tengah dunia yang hancur,kita dapat bertahan dan menolong sesama untuk bangkit dan bertahan dalam pengharapan. Jhon Wesley, “Lakukanlah kebaikan sebisamu dengan segala kemampuan yang kamu miliki,dengan berbagai cara sedapatmu di mana,kapan dan kepada siapa saja,sepanjang kamu dapat melakukannya.”