Ziarah Menemukan Yesus

Bacaan Alkitab : Yohanes 20 : 1 – 10

Kubur kosong! Apa artinya? Zaman dulu peristiwa kubur kosong,selalu berarti pencurian. Para pencuri mengincar harta yang dibawa mati oleh yang meninggal dunia. Mereka membongkar kubur mencari harta. Begitulah terlintas dalam pikiran Maria Magdalena. Bukan harta tetapi jenazah Yesus yang dicuri! Muncul dugaan,hal itu dilakukan musuh-musuh Yesus.

Mengapa hal itu dilakukan? Untuk membungkam para murid yang masih percaya bahwa Yesus bangkit seperti yang dikatakan sebelumnya. Tetapi iman para murid tidak goyah. Memang kesedihan di Golgota membuat bimbang. Kegalauan menghilangkan ingatan. Derita Yesus membuat redup harapan. Tetapi pengalaman kasih membuat Maria Magdalena terus tegar. Ia mencari bantuan kepada Petrus dan Yohanes yang segera ke kubur. Keduanya juga menyaksikan hal yang sama. Kubur kosong! Sang perempuan yang disembuhkan Yesus itu (Lukas 8:2) terus mencari. Kesedihammya membuat ia menangis sambil menjenguk ke dalam kubur. Kesungguhannya mencari Yesus mendorong dua utusan Tuhan tampil. Maria disapa dan terjadi dialog. Lalu menyusul Yesus yang menampakkan diri-Nya. Dialog dengan Yesus terjadi pula. Mengapa Maria menangis? Mengapa ia mencari Yesus? Suara Yesus yang menyebut namanya membuat ia terperanjat. “Itu suara Yesus!” Maka Maria dengan spontan menyapanya “Guru!”.

Maria menemukan Guranya yang telah bangkit. Gaya hidup kasih yang mencari dan menemukan Yesus,itulah spiritualitas Maria. Tabah dan tidak putus asa dalam mencari dan menemukan Yesus. Bukan saja karena imannya mengundang Yesus tampil menyapa. Tetapi kasih yang  mempersatukan  dengan harap yang tidak pernah padam. Mari,rayakan Paskah dalam kehangatan kasih.